Tampilkan postingan dengan label cetak amplop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cetak amplop. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2009

contoh cetak kop surat dan amplop



Gambar diatas merupakan contoh hasil cetak kop surat dan amplop dengan design full colour. Kop surat pada contoh diatas dicetak di kertas HVS A4 80gr, sedangkan amplop dicetak pada amplop ukuran standar. Ada berbagai macam ukuran dan gramatur kertas yang biasanya digunakan. Percetakan kamipun siap bersaing dengan memberikan layanan jasa yang cepat, murah dan berkualitas atas kebutuhan anda akan layanan jasa cetak. Untuk informasi lebih lanjut klik disini


Jumat, 05 Juni 2009

Inspiring story

Saya termasuk pemula dalam teknis design untuk media cetak (baik untuk cetak kartu nama, amplop, kop surat, kalender, leaflet, brosur/ flayer, stiker, faktur, shoping bag, x banner, rollup banner, out door banner, dll), Tergugah dari kisah seorang "tukang design" langganan saya (ciee... ilah kayak di dongeng aja).
Ia dulu bekerja disalah satu perusahaan percetakan sebagai office boy. setelah beberapa lama bekerja disana ia amat tertarik dengan proses desing yang dilakukan. Sambil mencuri waktu & kesempatan dimalam hari ia coba untuk mempelajari program yang ada di komputer, termasuklah diantaranya program design. Pada saat itu program yang dipakai ialah Free Hand 8. Sambil menimba ilmu dari buku, lalu konsep "trial and error" dan masukan dari rekan2 kerjanya akhirnya ia mampu mengoperasikan program tersebut.
Seiring waktu ... "upgrading" informasi & pengetahuan tentang program design amatlah perlu. karena program2 design tersebut selalu mengalami perkembangan, seperti halnya Free Hand. Setahu saya versi terbarunya ialah Free Hand MX, Lalu Correl : Correl Draw 14, Photoshop dan lainnya...
Nah... dari kisah beliaulah saya mengetahu bahwa belajar design itu (mungkin semua hal ya ?) tidak terlalu sulit, asalkan ada niat, usaha, sabar & selalu upgrading informasi, oh iya... serta bisa speak english dikit2. Contohnya beliau, yang awalnya bekerja sebagai office boy, ternyata BISA mengoperasikan program design. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang mampu memiliki mesin cetak.