Tampilkan postingan dengan label shoping bag. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shoping bag. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2009

contoh cetak map

Foto diatas merupakan salah satu contoh model map kantong yang kami kerjakan. Dengan model depat yang melengkung dan kantong berada di sisi kanan dalam map. Plus laminating glossy



Foto diatas merupakan salah satu contoh dari map piagam dengan lapisan bort (hard cover full colour) + laminating doff dan disertai dengan "penyanggah" di setiap sudutnya


Foto diatas merupakan contoh hasil cetakan map kantong dengan motif 1 warna 1 muka + laminating doff


Foto diatas merupakan contoh map kantong dengan design full colour 2 muka + laminating doff dengan penambahan tempat CD. Untuk informasi lebih lanjut klik disini


Jumat, 05 Juni 2009

Inspiring story

Saya termasuk pemula dalam teknis design untuk media cetak (baik untuk cetak kartu nama, amplop, kop surat, kalender, leaflet, brosur/ flayer, stiker, faktur, shoping bag, x banner, rollup banner, out door banner, dll), Tergugah dari kisah seorang "tukang design" langganan saya (ciee... ilah kayak di dongeng aja).
Ia dulu bekerja disalah satu perusahaan percetakan sebagai office boy. setelah beberapa lama bekerja disana ia amat tertarik dengan proses desing yang dilakukan. Sambil mencuri waktu & kesempatan dimalam hari ia coba untuk mempelajari program yang ada di komputer, termasuklah diantaranya program design. Pada saat itu program yang dipakai ialah Free Hand 8. Sambil menimba ilmu dari buku, lalu konsep "trial and error" dan masukan dari rekan2 kerjanya akhirnya ia mampu mengoperasikan program tersebut.
Seiring waktu ... "upgrading" informasi & pengetahuan tentang program design amatlah perlu. karena program2 design tersebut selalu mengalami perkembangan, seperti halnya Free Hand. Setahu saya versi terbarunya ialah Free Hand MX, Lalu Correl : Correl Draw 14, Photoshop dan lainnya...
Nah... dari kisah beliaulah saya mengetahu bahwa belajar design itu (mungkin semua hal ya ?) tidak terlalu sulit, asalkan ada niat, usaha, sabar & selalu upgrading informasi, oh iya... serta bisa speak english dikit2. Contohnya beliau, yang awalnya bekerja sebagai office boy, ternyata BISA mengoperasikan program design. Bahkan tidak sedikit diantara mereka yang mampu memiliki mesin cetak.